DIDIK ANAK JADI HAFIZH QUR'AN



Parenting Talk: Mengulik Urgensi Pendidikan Anak dalam Al Quran untuk  Menciptakan Generasi Berkualitas - Gen Muslim 

     Mempunyai anak penghafal Al-Qur’an adalah keinginan setiap orang tua,hadiah yang paling berharga.  Sering didengar, kalimat yang sangat unik yaitu “jika aku bukan penghafal Al-Qur’an maka penghafal Al-Qur’an harus ada yang keluar dari rahimku. Cara mengajarkan anak menghafal Al-Qur’an hendaknya orang tua yang terlebih dahulu menjadi salah satu penghafal Al-Qur’an, tapi tidak menutup kemungkinan banyak orang tua yang tidak menghafal Al-Qur’an bahkan orang tua yang terbata-bata membaca Al-Qur’an saja bisa menjadikan anaknya menjadi penghafal Al-Qur’an asal mempunyai tekad yang kuat dan istiqamah.

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْاٰنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُّدَّكِرٍ 

" Dan sesungguhnya kami telah mudahkan Al-Qur'an untuk diingat (diambil pelajaran), maka adakah orang yang mengambil pelajaran" (Q.S. Al-Qamar :17)

Berikut cara mengenalkan anak Al-Qur’an

1.      -Biasakan mereka untuk mendengar lantunan Al-Qur’an

Cara pertama mengenalkan anak Al-Quran adalah dengan membiasakan buah hati mendengar lantunan Al-Qur’an sejak dalam kandungan. dianjurkan banyak mendengar dan membacanya.

2.      1. Metode pengenalan Al-Qur’an sejak bayi,yaitu :

  •     Memanfaatkan kartu warna-warni berisi huruf hijaiyah, pengggunaan kartu warna- warni ini diharapkan mampu mengenalkan anak huruf-huruf hijaiyah yang dengan warna-warni biasanya membuat mereka lebih tertarik dan mengingatnya.
  •    Anak berusia (0-2 Tahun), bacakan pada anak dari surah Al-Fatihah setiap hari (pagi,siang,sore,malam) walaupun mereka hanya mendengar dan memperhatikan ulangi hal yang sama kemudian lanjutkan ke surah An-Nas dengan cara yang sama . Setiap pergantian hari, surah sebelumnya terus diulang.
  •        Anak berusia ( 2 – 3 Tahun), metode yang sama dengan 0-2 tahun perdengarkan mereka sesering mungkin lantunan Al-Qur’an dan membacakannya didepan mereka , kemudian mulailah tuntun untuk mengikuti bacaannya dan tambahan waktu.
  •      Anak berusia (4 Tahun Keatas), mulailah kenalkan anak keistimewaan dan kisah-kisah dalam Al-Qur’an serta memotivasi mereka. Kemudian mengatur konsentrasi  waktu menghafal Al-Qur’an yang serius mulai dari waktu muroja’ah (mengulang hafalan) dan jiyadah (menambah hafalan). Kemudian jangan lupa ajarkan pada anak menghafal dari surah terpendek dan mudah dihafal supaya mereka tidak cepat kewalahan.

3.      2. Tampilkan vidio para penghafal Al-Qur’an. Hal ini untuk memotivasi mereka untuk lebih semangat dan giat dalam menghafal Al-Qur’an

4.      3. Jadikan  membaca dan menghafal Al-Qur’an ini menjadi hobi bagi si anak. Tunjukkan pada sianak bahwa menghafal Al-Qur’an adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Hal ini agar sianak tidak merasa dipaksa bahkan menjagi kegiatan yang menyenangkan. Dengan cara seperti :

  •       Tebak-tebakan yang berkitan dengan Al-Qur’an, sehingga mereka menganggap mempelajari Al-Qur’an itu sangat seru

5.     4. Sempatkan waktu untuk menguji hafalan anak, hal ini bisa dilakukan jika anak sudah mampu membaca sendiri surah-surah yang dihafal. Saat menenguji hafalan anak , akan membantu mereka memperbaiki mana yang keliru serta menguatkan hafalan Al-Qur’an mereka sekaligus membantu mereka untuk menghafal surah lain yang lebih panjang.

6.      5. Memberi apresiasi, hal ini sangat penting dilakukan untuk memotivasi anak untuk terus semangat dan konsisten. Apresiasi tidak hanya berbentuk benda atau makanan, memberi tepuk tangan saja udah termasuk apresiasi yang sangat membantu mental anak untuk lebih semangat kedepannya. 

          Sesibuk apapaun anda, sempatkanlah waktumu untuk memperhatikan sianak. ciptakanlah keluarga Qur'ani, berikan contoh yang baik bagi anak, karena sejatinya pendidikan pertama adalah orang tua sedang madrasah pertama adalah rumah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahas tentang Masdar Sima'i

Cerita tentang Keluarga berbahasa Arab